Ny Liem

Tepung untuk kue dan baking

Panduan Memilih Tepung untuk Kue: Protein Tinggi, Sedang, atau Rendah

Halo Sahabat Kuliner, taukah kamu bahwa kandungan protein pada terigu itu jadi hal yang sangat penting dalam proses bakingmu? Memilih tepung untuk kue dan baking tidak boleh sembarangan. Protein dalam tepung terigu adalah unsur yang membentuk gluten ketika tercampur dengan air dan diuleni. Gluten inilah yang membuat adonan jadi kenyal, elastis, dan bisa mengembang dengan baik. Semakin tinggi kandungan proteinnya, semakin kuat jaringan glutennya, dan semakin kenyal serta berserat hasil adonannya.

Sebaliknya, semakin rendah kandungan protein, semakin sedikit gluten yang terbentuk. Hasilnya? Hasil kue jadi lebih lembut, ringan, dan mudah rapuh saat digigit. Memahami hal ini adalah kunci supaya Sahabat Kuliner tidak salah pilih tepung untuk resep yang akan dibuat. Kesalahan memilih jenis terigu sering jadi penyebab utama kue bantat, roti keras, atau kue kering yang malah alot. Karena itu, sebelum belanja bahan, ada baiknya kamu pahami dulu karakter dasar tiap jenis terigu, supaya hasil baking di rumah sesuai dengan yang kamu inginkan.

Sahabat Kuliner harus tahu bahwa terigu protein tinggi biasanya memiliki kandungan protein sekitar 12 sampai 13 persen. Jenis ini paling cocok untuk adonan yang butuh elastisitas dan struktur kuat, seperti roti tawar, roti manis, mie, pasta, dan donat. Salah satu rekomendasi terigu protein tinggi yang mudah ditemukan adalah Sriboga HIME dan Tali Emas.

Kalau kamu memakai terigu jenis ini untuk kue kering, hasilnya biasanya jadi terlalu keras dan kurang renyah. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan terigu protein tinggi khusus untuk keperluan bakery berbasis ragi. Ciri lain dari terigu protein tinggi adalah kemampuannya menahan gas hasil fermentasi ragi, sehingga adonan roti bisa mengembang maksimal tanpa kempis saat dipanggang.

Nah kalau ada Sahabat Kuliner yang bertanya, terigu protein sedang cocok untuk apa? Jawabannya adalah cocok untuk berbagai keperluan! Terigu protein sedang punya kandungan protein sekitar 10 sampai 11 persen dan sering disebut sebagai tepung serbaguna, Sahabat Kuliner. Jenis tepung ini paling fleksibel karena bisa dipakai untuk bermacam kreasi, mulai dari kue basah, bolu, martabak, gorengan, sampai adonan yang tidak terlalu butuh kekenyalan tinggi tapi juga tidak boleh terlalu rapuh.

Contoh terigu protein sedang yang populer di pasaran adalah Bogasari Segitiga Biru, si tepung serbaguna. Kalau kamu baru mulai belajar baking dan hanya ingin punya satu jenis tepung untuk kue dan baking di rumah, terigu protein sedang adalah pilihan paling aman.

Nah, sekarang kita beralih ke terigu protein rendah, Sahabat Kuliner. Terigu protein rendah memiliki kandungan protein sekitar 8 sampai 9 persen. Karena kandungan glutennya sedikit, tepung ini menghasilkan tekstur yang ringan, lembut, dan mudah hancur di mulut, cocok untuk kue kering, cookies, cake, dan pastry. Salah satu merek yang sering dicari dan direkomendasikan untuk kategori ini adalah Bungasari Hana Emas dan Niji, yang cocok untuk kue kering, bolu, dan biskuit.

Ternyata kita kenal terigu protein rendah tanpa sadar loh, Sahabat Kuliner. Kalau Sahabat Kuliner terbiasa bikin nastar, kastengel, atau kue kering lain saat menjelang hari raya, nah.. Sebetulnya kemungkinan besar kamu sudah familiar dengan jenis terigu ini. Karena teksturnya yang ringan, terigu protein rendah juga sering dipakai untuk chiffon cake, sponge cake, dan aneka cookies yang mengutamakan kelembutan dibanding kekenyalan. Kalau adonan diuleni terlalu lama menggunakan terigu jenis ini, hasilnya justru bisa jadi kurang mengembang.

Karena alasan tersebut, tepung protein rendah perlu perlakuan yang berbeda dari terigu protein tinggi, ya Sahabat Kuliner!

Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah menganggap semua tepung terigu bisa saling menggantikan begitu saja. Padahal, mengganti terigu protein tinggi dengan protein rendah pada resep roti bisa membuat hasilnya bantat dan kurang mengembang loh, Sahabat Kuliner. Sebaliknya, memakai terigu protein tinggi untuk kue kering bisa membuat teksturnya keras dan kurang renyah.

Kesalahan lain adalah tidak memperhatikan cara penyimpanan tepung, padahal terigu yang disimpan di tempat lembap bisa memengaruhi hasil akhir kue meskipun jenis proteinnya sudah tepat.

Selain membaca informasi kandungan protein di kemasan, ada cara sederhana untuk membedakan ketiga jenis terigu ini. Pertama, lihat warna kemasan, setiap merek biasanya punya kode warna berbeda untuk tiap kategori protein. Kedua, rasakan teksturnya, terigu protein tinggi cenderung terasa lebih kasar saat digenggam dibanding terigu protein rendah yang lebih halus.

Ketiga, nah ini yang paling mudah, Sahabat Kuliner: cek peruntukan yang tertulis di kemasan. Biasanya produsen sudah mencantumkan jenis olahan yang cocok, misalnya untuk roti, kue, atau gorengan. Kalau masih ragu, jangan segan bertanya langsung ke penjual bahan kue supaya Sahabat Kuliner tidak salah beli.

Sebelum berbelanja, Sahabat Kuliner harus memahami dulu resep yang akan dibuat. Jika resep tidak menyebutkan jenis terigu secara spesifik, perhatikan jenis olahannya. Gunakan terigu protein tinggi untuk roti dan mi, protein sedang untuk kue basah dan gorengan, serta protein rendah untuk kue kering dan cake. Menyimpan ketiga jenis terigu di rumah bukan hal berlebihan kalau kamu memang sering baking, karena hasil kue akan jauh lebih maksimal saat memakai tepung yang tepat.

Kalau Sahabat Kuliner masih bingung menentukan jenis terigu yang pas untuk resep, kamu bisa datang langsung ke Toko Bahan Kue Ny. Liem Heritage di Jl. Naripan, Bandung. Di sana tersedia lengkap terigu protein tinggi, sedang, dan rendah dari berbagai merek terpercaya, plus bahan kue lain yang kamu butuhkan. Tim toko juga siap membantu Sahabat Kuliner untuk memilih tepung yang paling sesuai dengan resep yang sedang kamu kerjakan, jadi tidak perlu ragu untuk bertanya ya!

Alamat: Jl. Naripan No. 80, Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung 40112.

Info pemesanan online dan grosir: nyliem.com | WhatsApp & Instagram: klik di sini untuk terhubung dengan admin kami di WhatsApp, atau kunjungi Instagram kami @tbk_nyliem.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *